Warung Kecil di Ujung Gang yang Selalu Ramai
Di sebuah gang kecil, ada sebuah warung sederhana yang tidak memiliki papan nama besar.
Bangunannya pun tidak mewah.
Namun setiap pagi, warung tersebut selalu ramai.
Bukan karena menjual barang yang sangat berbeda. Harga yang ditawarkan juga tidak jauh berbeda dengan warung lainnya.
Rahasia pemiliknya ternyata sederhana.
Ia selalu mengingat pelanggan.
Ketika seorang ibu datang, ia sudah tahu barang yang biasanya dibeli. Ketika seorang anak datang membawa uang receh, ia tetap melayaninya dengan ramah.
“Yang penting pembeli nyaman,” katanya.
Lama-kelamaan, warung kecil itu memiliki pelanggan tetap. Bahkan beberapa orang rela berjalan sedikit lebih jauh hanya untuk berbelanja di sana.
Ternyata, dalam sebuah usaha, pelayanan yang baik bisa menjadi alasan seseorang kembali.
Kadang bukan harga termurah yang membuat pelanggan bertahan, tetapi perasaan dihargai.
Komentar
Posting Komentar